Monday, April 21, 2014

Selamat Hari Kartini

Selamat hari lahir sang penulis surat emansipasi. Kalau begitu saya mengajukan pula hari emansipasi virtual idol yg notabene sejak dulu tak berkeinginan bebas untuk menentukan mau jadi apa dirinya, terkungkung oleh dunia luar dan para produser.. terkonstruk sebagai 'anak perempuan' (bercepol dua dan memakai pula warna keramat,misalnya). Walau statusnya masih perempuan jadi-jadian (hayo ngaku pernah jadiin miku apa, kalian para produser?), ia amat jelas menampilkan cerminan perempuan di dunia 'nyata' ini juga, khan ya...

Note:
Perhatikan suara cempreng ini. Perlambang situasi 'tertekan' para perempuan jugakah ?